Kemarin perusahaan beli win se7an HOME PREMIUM (ini baru HOME). Gile deh harga 900 rb an.
Setelah persiapan sana-sini, akhire ditetapin di komputer yg udah terinstall Super OS 9.04 yg akan direplace, karena mo diupdate juga ke Super OS 9.10, jadi sekalian deh dirusak.
Spec : P IV biasa, 256 Mb, 40 Gb.
Semua sudah siap.. yap.. grak…
DVD dimasukin, install….
*BRUAK… ada tulisan…
Windows detected that this computer has 256 MB of RAM, but 512 MB is required for installation. Installation cannot proceed.
Semua celingukan… dan mr Boss langsung bilang “sudah, pake ubuntu saja, ngapain juga invest hardware lagi”.
Wakakakakaka
nb.
Akhirnya bisa jg coba install di kompie baru yg rencananya utk mail server.
Hmmm… pandangan pertama :
1. booting 50 detik (padahal Super OS 9.10 : 37 detik.. apalagi janji Ubuntu 10.04 yg akan booting : 10 detik ).
2. tampilan kayak vista….
Ya sdh umurnya paling tinggal dua hari lagi sebelum zimbra mailserver diinstall.

2 Comments
Bravo Ubuntu.
Tulisan di atas bukan untuk mengunggulkan suatu OS.
Tetapi lebih ke arah efektifitas dan efisiensi penggunaan suatu OS.
Adalah PR bagi microsoft agar OS Windows dapat lebih bermain di low level, sementara bagi ubuntu acuan berlomba agar lebih cepat tidak mengarah kepada penggunaan hardware yg lebih tinggi bagai angin surga dan patut diacungi jempol.
Bagi para pelaku bisnis, mereka akan sering mempertanyakan kebijakan IT dalam mengupgrade hardware nya tiap tahun, sementara kebutuhan mereka hanya sebatas office dan internet. Bahkan dengan P III saja sudah bisa, kenapa harus diupgrade terus menerus ?…